Mizzwhatevaa ~liveloveforlivinglife~ ♥

18 January 2011

Selembar Harapan Sekusut Benang

Filed under: Campur-Campur — Vv @ 10:13 pm

Pernahkah kau melihat  kemunafikan?
Pada setiap apa yang manusia perebutkan
Tidak ada yang kekal, namun siapa peduli
Harta memuaskan, meski sementara

Bukan langit yang tak bisa menjawab
Hanya bumi yang terus berputar
Membiarkan matahari dan bulan mempermainkan lewat waktu

Siapa yang salah, siapa tahu
Semua merasa benar, seolah semua baik-baik saja
Siapa yang benar, semua tahu
Tak ada yang ingin menutup diri di balik nama
Hidup seperti kompetisi
Tapi kali ini terus menerus melawan diri sendiri dan peraturan

Tuhan merenda
Manusia menginjaknya
Tuhan memahat
Manusia membuangnya
Tuhan menjawab
Manusia menulikan diri
Lalu siapa yang akan belajar untuk melihat
Sedikit janji, sedikit mimpi, sedikit harapan, dan masa depan besar

BUSY DAYS let me realize something

Filed under: Drama Of My Life,For Living Life — Vv @ 9:56 pm

“The woman who follows the crowd will usually go no further than the crowd, the woman who walks alone is likely to find herself in places no one has ever been before” – Albert Einstein

Well, sejujurnya dulu saya hanya pernah mendengar e = mc2 tentang Albert Einstein. Bapak yang super jenius ini ternyata tidak hanya canggih dalam kemampuan fisika-matematikanya doank. Tapi lewat kata-kata di atas tadi tentang wanita, saya menyadari bahwa Einstein luar biasa.

Mengapa?
Karena saya pikir, akhir-akhir ini saya hanya berjalan berdasarkan kemana kerumunan orang-orang berjalan. Bukan. Bukan hanya saya. Tetapi sebagian besar orang hanya mengikuti arus yang ada.

Saya sempat menjatuhkan pikiran saya pada titik di mana saya seharusnya menerjang arus yang ada. Tetapi apa daya, terkadang keinginan tidak sejalan dengan keadaan. Saya tidak mampu menolak arus itu membawa saya kemana.

Saya menangis saat sedih, tertawa saat senang, marah saat kesal, dan setiap emosi lainnya. Saya hanya menurut kemana arus membawa saya.

Saya berpakaian karena trend saat itu, berdandan karena wanita-wanita cantik jaman sekarang, belajar karena orang-orang pintar di keliling saya. Lagi-lagi saya hanya mengikuti kemana arus membawa saya.

Saya belajar biologi karena memang itu ada dalam bahasan, matematika karena itu dikatakan sebagai dasar dari setiap ilmu, kimia karena tuntutan untuk menemukan berbagai macam obat. Dan pada akhirnya saya hanya berjalan sesuai kemana arus membawa saya.

Tetapi di tengah hari-hari sibuk saya. Di kesempatan yang sangat sebentar ini, saya membagi sedikit saran untuk semua kawan saya. Terkadang, hidup itu seperti lautan dan kita batu karangnya. Lautan menggulung ombak demi ombak lalu terus-terusan menerpa kita. Kita tidak beranjak dari lautan itu. Kita berdiri diam, membiarkan ombak mengikis kita hari demi hari. Kita bertingkah seolah kita tegar. Padahal kita kesakitan.

Saya kini belajar untuk berpindah pada pemikiran saya. Saya mencoba untuk tidak mengikuti kerumunan itu. Saya akan pergi jauh, entah kemana. Karena saya ingin menemukan diri saya yang samasekali baru, yang dikenal orang-orang bukan sebagai wanita pengikut, tetapi wanita yang menunjukan jalan.

Saya tidak ingin berakhir SAMA. Karena tentu setiap pribadi itu berbeda. Oleh karena itu, saya ingin menjadi berbeda daripada orang-orang lain. Karena Tuhan berkarya dalam diri saya bukan sebagai orang lain, tetapi sebagai saya. Karena tangan Tuhan bekerja dalam diri saya bukan untuk menjadi seperti orang lain, tetapi sperti saya.

Ya, wanita yang berjalan sendirian, seberapa pun beratnya, ia akan sampai di tujuan yang baru dan dikenang. Saya ingin dikenang.

12 January 2011

Saat Kehilangan

Filed under: Uncategorized — Vv @ 3:08 pm

Mengenang :
Whispering Hope Angelo
24.01.2004 – 12.01.2011
My Precious Dog, My Best Bestfriend
I LOVE YOU and I’ll MISS YOU SO DAMN BADLY !
Rest In Peace, Njo..

Dia kawan terbaik. Dia anjing terhebat. Tak ada yang mampu menggantikan dia di mata saya. Meski duduk seribu anjing pintar nan gagah di luar sana. Saya berharap posisinya tak akan terganti.

Mungkin, sepanjang hidupnya belum lah semenyenangkan yang seharusnya bisa saya berikan. Mungkin, sepanjang hidupnya belum lah sehebat yang seharusnya dia bisa lakukan. Tetapi saya hanya berharap dia sempat merasa bahagia sempat mengukir indahnya hari bersama saya di rumah ini. Saya bahagia karena dia, oleh sebab itu saya berharap dia pun begitu.

Selamat jalan, Njo. Sepanjang jalan kehidupan saya, tak pernah akan hilang sedikit pun jejak kesetiaanmu di hati saya. :)

1 January 2011

Why I Love New Year

Filed under: Drama Of My Life — Vv @ 11:46 am

Saya suka sekali membuat daftar, tentang apa saja, untuk apa saja. Yang penting daftar itu berisi setiap hal sesuai temanya. Dan kali ini saya membuat tema : “Why I Love New Year”.

Jika sebagian orang tidak suka datangnya tahun baru, maka saya adalah satu dari segelintir manusia yang sangat menanti-nanti penambahan angka 1 di bagian tahun di kalender saya. Sejak saya masih kecil saya selalu excited dengan setiap hal yang berbau tahun baru; terompet, kembang api, pawai, keramaian. Seperti sebuah paket, tahun baru menyimpan warnanya sendiri.

Dan ada beberapa hal lain yang saya suka dari tahun baru selain hal-hal yang saya sebutkan di atas tadi :

1. Saya suka berada di luar rumah hampir 24 jam sehari. Tahun baru berarti saat dimana orangtua saya memberikan suatu kebebasan jam dan menghapuskan jam malam saya samasekali. Sehingga memungkinkan saya untuk mencari kesenangan di luar selama seharian penuh !

2. Saya suka saat keluarga saya berkumpul di rumah. Seperti sebuah tradisi yang nyata terjadi. Setiap tahun baru biasanya keluarga besar saya berkumpul di salah satu rumah kerabat, lalu kami akan menghabiskan tahun baru bersama. Tetapi beberapa tahun ini, seiring berjalannya waktu dan bertambah dewasanya saudara-saudara saya, tidak ada lagi kesempatan untuk merasakan hangatnya sebuah keluarga yang selalu terjadi dulu ketika saya masih kecil. Seperti halnya yang terjadi kemarin, tradisi kumpul-kumpul keluarga masih berlaku, hanya saja kali ini dengan pasukan lebih sedikit :(

3. Bulan depan adalah ulang tahun saya. Tahun baru adalah bulan januari. Dan kenyataan bahwa saya mendekati ulang tahun saya membuat sebuah dilema baru, antara bahagia maupun kecewa. Bahagia karena pada akhirnya saya makin mendekati usia matang saya, kecewa menyadari sampai detik ini saya masih bukan apa-apa. Mungkin konyol mengingat saya bahagia menjadi lebih tua. Tetapi itulah adanya saya. Saya bahagia saat menatap diri saya dan mendapati saya semakin berumur dan saya semakin dekat dengan waktu saat saya harus memilih karrier saya.

4. Saya meninggalkan setiap kepenatan di tahun sebelumnya. Hidup saya seperti sebuah gelombang naik turun yang tidak pernah jelas akan naik atau turun setelah ini. Dan terkadang saat saya terombang-ambing di akhir tahun, saya mendapati saya terlalu bosan dengan trend tahun ini. Saya ingin melangkah ke depan dan meninggalkan sesuatu yang saya pikir membosankan di tahun kemarin. Dan tahun baru seolah memberi signal bagi saya untuk meninggalkan yang sudah terlewati.

5. Janji baru di tahun yang baru. Itulah yang selalu saya lakukan. Saya (lagi-lagi) membuat daftar tentang apa yang akan saya lakukan di tahun ini, Mungkin saya akan menyimpang dari resolusi saya tahun ini di pertengahan tahun nanti seperti tahun-tahun yang sebelumnya. Tetapi setidaknya saya punya sesuatu yang baru untuk saya kejar. Dan terkadang itu mengundang sedikit percikan api semangat yang menggairahkan jauh dalam benak saya.

6. Saatnya meninggalkan setiap keburukan di masa lalu. Banyak kenangan terlewati di 365 hari sebelumnya. Akan ada banyak kejadian akan saya jalani di 365 hari ke depan. Ada banyak sekali sampah yang mengotori jalan kehidupan saya sepanjang 365 hari sebelumnya itu. Dan di hari pertama di tahun yang baru adalah saatnya saya membuang setiap sampah itu pada tempatnya. Cinta, sahabat, pertengkaran, kebodohan, dan hal-hal sepele yang sempat mengacaukan hidup saya.

Kalau kalian pikir saya bodoh karena daftar ini, itu terserah saja. Karena ternyata saya sendiri merasa seperti itu. Entahlah, tahun baru memberikan sebuah adrenalin tersendiri yang mengobarkan semangat saya jauh lebih hebat dibanding sebelum-sebelumnya. Oleh sebab itu, saya mencintai tahun baru, lebih dari yang bisa saya bayangkan.

At least, just fight against the world so you could prove everything in you is possible to succes ! Happy New Year 2011 !

31 December 2010

END of •2010• :)

Kaleidoskop tahunan saya tahun ini :

JANUARY – pathetic month
saya masih mengingat dengan jelas apa yang terjadi di bulan januari. masa-masa kejatuah saya dimana saya seperti tidak memiliki jiwa dan raga hanya karena seorang pria. Well, itu wajar bukan untuk mencintai seorang pria pada prakiraan umur saya sekarang ini. HAHA. Dan itulah yang terjadi, ditinggalkan lalu menangis setiap hari. Ditemani teman-teman saya, tetapi tetap pada ingatan saya tentang pria itu. It’s so pathetic ! Errrr, nothing’s going right that month –”

FEBRUARY – a start for something old but inovationed
ulang tahun sayaa!  HYURAAAYYY , happy belated sweet 16th for me :) *narsis sedikit. Ya,saat ulang tahun adalah saat dimana saya mulai berpikir untuk benar-benar meninggalkan tahun 2009 dimana saya berada di ujung semangat kehidupan saya. Saya sudah harus bangkit dan bersemangat lagi. Bagaimana pun kenyataan bahwa saya masih berumur 16 membangunkan saya dari mimpi buruk saya selama 1 bulan. Masih terlalu banyak yang harus saya kejar.

MARCH – loneliness of lonely
Nothing special. Itu gambaran buat bulan Maret kemaren. Semuanya berjalan karena memang waktu terus berjalan. Nggak ada gairah atau sesuatu yang membanggakan yang membuat saya merasa lebih hidup. Semuanya berjalan seperti kelelahan karena setiap apa yang sudah terlewati. Bosan.

APRIL – stop and stare
Well, menyunting sedikit lagu dari One Republic yang selalu saya suka ; Stop and Stare. April adalah bulan dimana saya menghentikan segala aktifitas saya dan menoleh jauh ke belakang. Saya telah kehilangan apa dan saya telah mendapatkan apa. Selama 1 bulan saya terus-terusan berdiri di atas kecenderungan untuk membandingkan antara yang dahulu dengan yang akan datang. Bodoh,memang. Karena membandingkan sesuatu tidak membuat segalanya lebih baik, malah membuat segalanya makin kacau. Terkadang menoleh adalah tindakan yang tidak boleh dilakukan saat saya bahkan belum tahu tujuan akhir saya karena saya hanya akan berusaha untuk kembali ke masa lalu. Kecuali, saya sudah tahu akan kemana kau berjalan.

MAY – awakening of hope
Saya menjadi semakin tak berdaya dengan kesendirian saya, dan pada akhirnya saya terus-terusan bertindak layaknya “siapapun-boleh-asal-bisa-menghibur-saya”. Dan itulah yang terjadi. Saya melupakan beberapa teman baik saya untuk teman-teman yang saya anggap bisa mengisi waktu kosong saya. Saya kehilangan bebrapa teman saya. Tapi tanpa saya sadari, saya membangung sebuah benteng kuat dilandasi oleh hati-hati tulus baru yang mulai mengisi ruang kehidupan saya. Sahabat wanita dan sahabat pria.

JUNE – point of believing
Saya mulai membangun sedikit demi sedikit kekuatan saya untuk kembali mencintai. Mungkin bodoh, karena ternyata saya melupakan pembelajaran yang seharusnya saya pegang teguh. Jiwa pria tetaplah pria, di akhir tahun saya malah menyadari bahwa saya salah mempercayai dia sejak awal. Tetapi di bulan Juni kemarin saya justru bersemangat karena dia. Tak apalah, saya pikir, toh saya mendapatkan sebuah titik balik dimana saya mampu berharap kembali.

JULY – a new beginning
Saya terlahir untuk memimpin. Itu yang saya percayai sekarang. Bukan karena saya tinggi hati akan hal itu. Tapi kenyataannya Tuhan memberikan saya sebuah kemampuan untuk melayani untuk sebuah tanggungjawab besar. Itulah yang saya pahami dari kata sebuah pemimpin; melayani sebuah tanggungjawab. Dan di bulan Juli, saya terus mengejar sebuah pembuktian bahwa saya mampu.

AUGUST – love and carrier
Itu yang saya alami di bulan yang sangat hebat ini. Saya jatuh cinta. dan. Saya menjadi pemimpin. Suatu gelar tertinggi untuk bidang kesiswaan di antara para siswa saya sandang dengan tanggungjawab besar saya tanggung di pundak saya. Selain menjadi ketua osis, saya juga merasakan lagi hal yang saya sebut indahnya mencintai. Entahlan, mungkin inilah bulan dimana seluruh pengorbanan saya di masa lampau terobati. Semuanya terlihat istimewa.

SEPTEMBER – unbelievable moment
Saya menghadapi waktu dimana saya sangat bangga berdiri atas nama saya. Dan saya senang menjadi diri saya. Sekolah terasa menyenangkan. Keluarga terasa harmonis. Semuanya terasa begitu bahagia. Tidak ada yang kurang. Lebih dari istimewa, bulan ini luar biasa sempurna.

OCTOBER – bloody accident
Yang paling saya ingat dari bulan ini adalah kecelakaan motor yang saya alami di awal bulan. Entahalah, traumanya masih saya bawa hingga detik saya menuliskan ini. Mungkin inilah teguran keras atas 2 bulan yang saya lalui terpesona atas apa yang saya jalani. Saya disadarkan pada kenyataan bahwa saya bisa saja kehilangan banyak hal, termasuk hidup saya. Karena ternyata saya kehilangan salah satu sahabat saya. Lagi-lagi mereka yang saya sebut sahabat kini pergi meninggalkan saya. Namun apa yang pergi pasti akan tergantikan posisinya dengan yang baru. Dan saya mendapatkan hati tulus yang baru untuk menemani saya sebagai sahabat.

NOVEMBER – loose control
Semuanya berjalan sangat cepat bulan ini. Rasanya setiap detik berjalan 4x lebih cepat dibanding biasanya. Terlalu banyak yang harus saya kerjakan dalam waktu 30 hari dan saya kekurangan waktu untuk menjalankan itu semua. Saya hilang kendali penuh saya terhadap hari-hari saya. Tetapi inilah bulan dimana tanggungjawab saya dipertanyakan. Dan finally, saya mengalahkan setiap ketidak percayaan orang-orang atas gelar saya. I’ve rocked the month with the success I caught !

DECEMBER – amazing for the end of the year !
Okai, ini berarti saya nulisin tentang bulan ini. Cuma ada 2 kata buat bulan ini. NEW ME !
1. I met the kind hearted guy ! Walau saya masih ragu-ragu. Tapi sepertinya sudah waktunya saya mencoba untuk tidak melihat pada hal-hal sepele yang nggak penting samasekali.
2. I’ve tried to study hard in my last exam. Dan ini hal yang sangat jarang sekali terjadi. Saya belajar setiap malam untuk nilai-nilai saya di final test kemarin. Walau nilainya tidak bagus, tetapi cukup untuk membayar kerja keras semalaman saya.
3. I realized how I love my dog. Njo, anjing saya tercinta sakit dan mengalami suatu keadaan dimana hanya saya yang seharusnya merawat dia. Dan saya mulai menyadari alasan saya memeliharanya sejak awal. Padahal saya sempat melupakan dia untuk beberapa waktu dan sibuk dengan setiap kerjaan saya.
4. I met the best boy friends. Terkadang pria mampu menjadi teman lebih baik daripada wanita. Mereka tulus dan menerima saya apa adanya. Terimakasih untuk waktu-waktu hebat sepanjang bulan ini yang membuat saya sangat menghargai keberadaan kalian.
5. I got a deal with my parents. Ini yang terpenting. Setelah setiap hari saya bertengkar dan menjadi anak paling jahat di dunia. Di bulan ini saya berusaha keras untuk memperbaiki itu semua. Saya berusaha untuk menjadi seperti yang mereka inginkan. Dan tampaknya, saya berhasil :)
6. I was evaluating, inovating, and preparing myself. Saya mulai memikirkan lagi jauh ke depan, ke kehidupan saya. Dan saya mulai bermimpi lagi. Kali ini, saya tidak peduli seberapa sering dan seberapa hebat saya terjatuh. Saya ingin terus berusaha sama seperti sebelum-sebelumnya, hanya saja saya akan lebih kencang, lebih cepat, lebih banyak, lebih capek, terutama lebih semangat berusaha ! Wish me luck :D

In the end of this kaleidoscope, I want to say THANKS to :
1. GOD, who lead me till now :)
2. My parents and so on for my family !
3. My bestfriends
4. My friend
5. Everyone around me
And special for ;
Karel, Krisna, Aditya, Marjo, and so many people who support me to write more and more, let this blog always on and so on :)

HAPPY NEW YEAR,guys ! What was passed. Let it go. Solve some problem today. Be ready to do much better tomorrow •on 2011• !

9 December 2010

Long Time Without Any Post

Filed under: Drama Of My Life,For Living Life — Vv @ 6:45 pm

Hey ! If you asked me, what’s been I up to ? I’ll answer : I’ve been so nothing.

Ya, baru-baru ini saya merasa seperti bukan apa-apa. Saya merasa seperti diri saya hanya serpihan yang tak berdaya.
Saya tidak sedang melebih-lebihkan keadaan. Saya hanya berusaha untuk menyampaikan seperti apa saya memandang SAYA.

Beberapa bulan yang lalu, saya kehilangan arah. Entah apa yang harus saya lakukan, dam apa yang harus saya pilih. Semuanya berjalan kembali monoton. Saya seolah hidup hanya karena saya hidup.Ironis, tetapi itulah adanya. Saya seperti pasrah kemana hidup membawa saya, menerima ombak cobaan meluluhlantahkan hidup saya.

Saya sekali lagi mencari jawaban, untuk apa saya hidup. Saya lihat, hidup bergulir tanpa mencoba untuk mengenal lelah yang saya alami dalam menjalaninya. Saya benar-benar berhenti di pojok sebuah jalanan kosong, tanpa tahu harus kemana selanjutnya saya melangkah.

Saya bukan apa-apa.
Itu yang saya alami. Dan apa yang harus saya terbitkan, jika yang saya tatap hanya selembar layar kosong, tanpa huruf yang mampu saya ekspresikan. Saya sendiri tidak menemukan satu kata pun untuk diri saya. Lalu, kata apa yang harus saya ciptakan untuk orang lain?

Tetapi beberapa hari yang lalu saya menyempatkan diri menjenguk diri saya yang lama. Dan mendapati mimpi yang telah usang dan tak terjaga di sudut nurani terdalam saya. Saya sendiri terkejut saat saya menatap hal yang membangunkan gairah saya tersebut. Sudah terlalu lama, bahkan saya sendiri lupa bahwa saya pernah memiliki mimpi tersebut.

Lalu saya mendapati sebuah jawaban, mengapa saya berhenti dan kehilangan arah. Karena saya bermimpi, terjatuh, lalu saya berhenti mengejar.Dan saya tahu, sudah saatnya saya terbangun dari mimpi saya. Bukan untuk bermimpi lagi, tetapi untuk mengejar harapan yang digantung lewat mimpi saya setiap malamnya. Bukan untuk terjatuh lagi, tetapi untuk membangun tahap demi tahap, tingkat demi tingkat semangat. Dan bukan untuk berhenti lagi, tetapi untuk mempercepat setiap langkah saya.

Entah untuk apa saya hidup, saya tidak peduli. Pertanyaan itu terlalu runyam untuk dijawab. Saya akan membalikannya menjadi sebuah pernyataan, karena saya masih hidup, oleh sebab itu, saya akan menjadikan hidup saya berguna. Meski hanya untuk sebagian atau bahkan hanya untuk diri saya sendiri, saya akan berusaha untuk menjadi berkat. Saya belum berakhir.

Sekali lagi, saya ingin mencoba untuk menyatakan pada dunia saya tak lelah untuk berkarya lewat mimpi dan hidup saya :)

20 September 2010

Inside Sadness

Filed under: Drama Of My Life — Vv @ 6:43 pm
Tags: , ,

Kamar, 20 Agustus 2010

Saya punya daftar panjang hal-hal yang saya suka
Dan saya mencintai daftar tersebut,
sama seperti saya mencintai apa yang tertulis di atasnya
Daftar itu sempat membuat saya terpaku
Memandang jauh ke masa lalu saya
Dan menerawang jauh ke hari esok
Lalu saya bertanya
Apa yang kurang? Semua lengkap.

Saat itu saya mencintai hidup saya, serta apa yang ada di dalamnya
Saya tidak peduli terhadap hal-hal kecil yang bisa saja menghancurkan rasa bahagia saya
Seolah, semuanya berjalan di dalam kendali, kendali saya

Sebuah pertanyaan sempat sekali waktu muncul dalam otak saya
Sebuah masalah akan datang, pasti, karena itulah hidup
Dan daftar ini akan berubah secepat masalah itu datang
Tetapi kapan ?

Namun hidup menyimpan misterinya sendiri
Termasuk  waktu dalam detik-detik jam tersebut
Terkadang semuanya sangat cepat, terlalu cepat untuk saya

Saya kehilangan daftar itu
Bersamaan dengan saya kehilangan setiap apa yang ada di atasnya
Setelah waktu-waktu sibuk saya mengurusi setiap kegiatan
Setelah pengalaman baru bersama teman baru yang membuat saya bahagia
melupakan saya kepada daftar yang berisi kebahagiaan sesungguhnya
Ya, seharusnya itu menjadi kebahagiaan sesungguhnya
Tetapi nyatanya, itu menjadi bom yang siap meledak dalam diri saya sendiri
Bom yang menunggu waktu menghancurkan saya sedikit demi sedikit

Dan waktu untuk bom itu meledak telah datang
Saya kehilangan semuanya
Lalu saya bertanya
Apalagi yang saya miliki ?

26 July 2010

Gue Percaya

Uda terlalu lama Vv ngga nulis gara-gara kesibukan Vv yang Vv rasain semakin numpuk dan menggila. Dan sepertinya Vv uda kangen banget super sama blog Vv yang satu ini.. :) And, here I am now !

Gue percaya bahwa :

  1. Setan itu ada.
  2. Pesta itu membosankan.
  3. Sayur itu ngga enak.
  4. Pemimpin itu melelahkan.
  5. Diam itu perlu, bicara itu penting.
  6. Munafik itu berarti pembelaan.
  7. Setia itu susah.
  8. Fisika dan Matematika itu susah.
  9. BI itu gampang.
  10. Cewe juga boleh agresif.
  11. Cowo ngga berhak ngatur terus-terusan.
  12. Twitter itu tempat marah-marah.

Dan Vv percaya banyak banget hal konyol yang mungkin bisa kalian bilang Vv tolol atau idiot. Tapi mungkin juga ada beberapa hal yang Vv percaya, pun kalian percaya. Dan dari itu semua, Vv pengen banget bikin banyak orang percaya, kalo hal yang kita percaya itu PANTAS dan memang SEBAIKNYA kita percaya.

Terkadang, kita takut buat percaya. Kita takut kalo sebuah kepercayaan kita menghasilkan harapan berlebih yang berujung pada sebuah keputusasaan. Tapi kalo kita nggak berani buat putus asa, kapan kita bisa dipercaya buat bertanggung jawab terhadap apa yang kita percaya? Kapan kita bisa mengembangkan ide dan dunia dalam pikiran kita buat orang-orang lain percaya? Dan kapan kita bisa ngebuat suatu perubahan kalo kita menolak untuk percaya hal yang kita yakin benar?

Sebenernya terkadang karena suatu kepercayaan, timbul hal-hal negatif, seperti aliran ajaran agama dan hal-hal kecil tetapi berdampak besar lainnya. Tetapi mulai dari sebuah kepercayaan, kita bisa menumbuhkan hal positif lebih banyak dibanding hal negatifnya. Kalo kita bisa membunuh aliran positif dengan kepercayaan kita, mulailah bermimpi suatu hari nanti kau bisa..

Jadi dari itu semua, gue percaya kalo :

  1. Vv pasti bahagia suatu saat nanti.
  2. Vv bisa dapetin hal-hal yang Vv mau.
  3. Vv bisa sukses buat diri Vv sendiri sampe buat orang banyak.
  4. Vv pasti bisa mencapai mimpi-mimpi Vv.
  5. Harapan itu selalu ada.
  6. Harapan itu bisa terwujud.
  7. Harapan itu bisa gagal.

Ya, Vv percaya harapan itu bisa gagal. Tetapi Vv yakin, harapan itu pun bisa terwujud. Kalo masih ada kemungkinan untuk mewujudkannya, kenapa kita harus nggak percaya? :)

19 June 2010

Biar Bola Warnai Meriahnya Piala Dunia

Musim World Cup udah dateng dan Vv salah satu fans berat dari pertandingan yang ngerebutin bola sepak itu. Mungkin ada beberapa orang yang sebel ngeliat beberapa siaran TV yang nyiarin bola lagi, bola lagi. Bahkan saudara Vv sampe ngamuk-ngamuk karena acara TV favoritnya digeser jam tayangnya buat nayangin pertandingan-pertandingan bola kelas dunia itu.

Vv sebagai pendukung Jerman dan pecinta Fabregas sejati ngerasa world cup adalah ajang paling bergengsi sepanjang tahun 2010 ini. Sayangnya Vv bukan reporter yang mau ngebahas dan ngeliput tentang pertandingan-pertandingan di TV. Tapi Vv berharap SOMEDAY I can report it as a reporter, not just a blogger ! :D Well, sebenernya Vv harus ngeyakinin diri sendiri dulu sih buat nekunin dunia menulis sampe akhirnya sukses nanti. Tapi kayanya buat sekarang Vv belum ada minat buat serius di dunia menulis deh. Berharap suatu hari nanti Vv dapet kesempatan itu deh ! Hehe..

Well, kalo kita mau ngeliat bola dengan pandangan berbeda, kita pasti bisa nemuin banyak banget manfaat dan makna sebenernya dari pertandingan bola itu. Bagi setiap penonton setia bola, pertandingan itu hanya sekedar perebutan bola yang menggelinding. Bagi seorang penulis, pertandingan itu menghasilkan berjuta kata mutiara yang bisa dijadiin penopang semangat kita buat melanjutkan hidup. *cieile bahasa gue HAHA (more…)

18 June 2010

Jawaban Tak Tersimpan Dalam Waktu

Filed under: Drama Of My Life,For Living Life — Vv @ 7:35 pm

Well, pas lagi nulis ini Vv lagi sibuk nyiapin semua tugas dan ujian akhir Vv. Selama 3 minggu itu Vv abisin depan laptop, kertas-kertas, dan tumpukan buku yang biasanya Vv nggak pernah sentuh sedikit pun selama 1 tahun ajaran 2009/2010 ini. Selama 1 bulan Vv tempur sama semua kegiatan buat ngejer nilai Vv. 1 bulan itu BENER BENER melelahkan ! Ngebayangin 1 taon ajaran yang Vv abisin buat santai-santai terus akhirnya dibayar dengan 1 bulan pacaran sama buku sempat bikin Vv frustasi. Dan pada akhirnya Vv terpuruk sama setiap tugas yang harus Vv kerjain buat ngejer nilai-nilai Vv yang masi kurang !!

Mungkin itu yang sering dialamin sama beberapa orang, terutama anak sekolahan pada umumnya., numpuk tugas bahkan nunggu datengnya niat buat ngerjain sesuatu. Orangtua sering bilang kalo menunda-nunda pekerjaan itu hal yang buruk. Tetapi Vv lebih mendefinisikan menunda-nunda pekerjaan itu hal bodoh. Sama kaya kamu ngebiarin anjing peliharaan kamu main di halaman rumah kamu yang kotor setelah kamu  mandiin. SIA-SIA !

Kenapa? (more…)

Next Page »

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.