Mizzwhatevaa ~liveloveforlivinglife~ ♥

31 December 2010

END of •2010• :)

Kaleidoskop tahunan saya tahun ini :

JANUARY – pathetic month
saya masih mengingat dengan jelas apa yang terjadi di bulan januari. masa-masa kejatuah saya dimana saya seperti tidak memiliki jiwa dan raga hanya karena seorang pria. Well, itu wajar bukan untuk mencintai seorang pria pada prakiraan umur saya sekarang ini. HAHA. Dan itulah yang terjadi, ditinggalkan lalu menangis setiap hari. Ditemani teman-teman saya, tetapi tetap pada ingatan saya tentang pria itu. It’s so pathetic ! Errrr, nothing’s going right that month –”

FEBRUARY – a start for something old but inovationed
ulang tahun sayaa!  HYURAAAYYY , happy belated sweet 16th for me :) *narsis sedikit. Ya,saat ulang tahun adalah saat dimana saya mulai berpikir untuk benar-benar meninggalkan tahun 2009 dimana saya berada di ujung semangat kehidupan saya. Saya sudah harus bangkit dan bersemangat lagi. Bagaimana pun kenyataan bahwa saya masih berumur 16 membangunkan saya dari mimpi buruk saya selama 1 bulan. Masih terlalu banyak yang harus saya kejar.

MARCH – loneliness of lonely
Nothing special. Itu gambaran buat bulan Maret kemaren. Semuanya berjalan karena memang waktu terus berjalan. Nggak ada gairah atau sesuatu yang membanggakan yang membuat saya merasa lebih hidup. Semuanya berjalan seperti kelelahan karena setiap apa yang sudah terlewati. Bosan.

APRIL – stop and stare
Well, menyunting sedikit lagu dari One Republic yang selalu saya suka ; Stop and Stare. April adalah bulan dimana saya menghentikan segala aktifitas saya dan menoleh jauh ke belakang. Saya telah kehilangan apa dan saya telah mendapatkan apa. Selama 1 bulan saya terus-terusan berdiri di atas kecenderungan untuk membandingkan antara yang dahulu dengan yang akan datang. Bodoh,memang. Karena membandingkan sesuatu tidak membuat segalanya lebih baik, malah membuat segalanya makin kacau. Terkadang menoleh adalah tindakan yang tidak boleh dilakukan saat saya bahkan belum tahu tujuan akhir saya karena saya hanya akan berusaha untuk kembali ke masa lalu. Kecuali, saya sudah tahu akan kemana kau berjalan.

MAY – awakening of hope
Saya menjadi semakin tak berdaya dengan kesendirian saya, dan pada akhirnya saya terus-terusan bertindak layaknya “siapapun-boleh-asal-bisa-menghibur-saya”. Dan itulah yang terjadi. Saya melupakan beberapa teman baik saya untuk teman-teman yang saya anggap bisa mengisi waktu kosong saya. Saya kehilangan bebrapa teman saya. Tapi tanpa saya sadari, saya membangung sebuah benteng kuat dilandasi oleh hati-hati tulus baru yang mulai mengisi ruang kehidupan saya. Sahabat wanita dan sahabat pria.

JUNE – point of believing
Saya mulai membangun sedikit demi sedikit kekuatan saya untuk kembali mencintai. Mungkin bodoh, karena ternyata saya melupakan pembelajaran yang seharusnya saya pegang teguh. Jiwa pria tetaplah pria, di akhir tahun saya malah menyadari bahwa saya salah mempercayai dia sejak awal. Tetapi di bulan Juni kemarin saya justru bersemangat karena dia. Tak apalah, saya pikir, toh saya mendapatkan sebuah titik balik dimana saya mampu berharap kembali.

JULY – a new beginning
Saya terlahir untuk memimpin. Itu yang saya percayai sekarang. Bukan karena saya tinggi hati akan hal itu. Tapi kenyataannya Tuhan memberikan saya sebuah kemampuan untuk melayani untuk sebuah tanggungjawab besar. Itulah yang saya pahami dari kata sebuah pemimpin; melayani sebuah tanggungjawab. Dan di bulan Juli, saya terus mengejar sebuah pembuktian bahwa saya mampu.

AUGUST – love and carrier
Itu yang saya alami di bulan yang sangat hebat ini. Saya jatuh cinta. dan. Saya menjadi pemimpin. Suatu gelar tertinggi untuk bidang kesiswaan di antara para siswa saya sandang dengan tanggungjawab besar saya tanggung di pundak saya. Selain menjadi ketua osis, saya juga merasakan lagi hal yang saya sebut indahnya mencintai. Entahlan, mungkin inilah bulan dimana seluruh pengorbanan saya di masa lampau terobati. Semuanya terlihat istimewa.

SEPTEMBER – unbelievable moment
Saya menghadapi waktu dimana saya sangat bangga berdiri atas nama saya. Dan saya senang menjadi diri saya. Sekolah terasa menyenangkan. Keluarga terasa harmonis. Semuanya terasa begitu bahagia. Tidak ada yang kurang. Lebih dari istimewa, bulan ini luar biasa sempurna.

OCTOBER – bloody accident
Yang paling saya ingat dari bulan ini adalah kecelakaan motor yang saya alami di awal bulan. Entahalah, traumanya masih saya bawa hingga detik saya menuliskan ini. Mungkin inilah teguran keras atas 2 bulan yang saya lalui terpesona atas apa yang saya jalani. Saya disadarkan pada kenyataan bahwa saya bisa saja kehilangan banyak hal, termasuk hidup saya. Karena ternyata saya kehilangan salah satu sahabat saya. Lagi-lagi mereka yang saya sebut sahabat kini pergi meninggalkan saya. Namun apa yang pergi pasti akan tergantikan posisinya dengan yang baru. Dan saya mendapatkan hati tulus yang baru untuk menemani saya sebagai sahabat.

NOVEMBER – loose control
Semuanya berjalan sangat cepat bulan ini. Rasanya setiap detik berjalan 4x lebih cepat dibanding biasanya. Terlalu banyak yang harus saya kerjakan dalam waktu 30 hari dan saya kekurangan waktu untuk menjalankan itu semua. Saya hilang kendali penuh saya terhadap hari-hari saya. Tetapi inilah bulan dimana tanggungjawab saya dipertanyakan. Dan finally, saya mengalahkan setiap ketidak percayaan orang-orang atas gelar saya. I’ve rocked the month with the success I caught !

DECEMBER – amazing for the end of the year !
Okai, ini berarti saya nulisin tentang bulan ini. Cuma ada 2 kata buat bulan ini. NEW ME !
1. I met the kind hearted guy ! Walau saya masih ragu-ragu. Tapi sepertinya sudah waktunya saya mencoba untuk tidak melihat pada hal-hal sepele yang nggak penting samasekali.
2. I’ve tried to study hard in my last exam. Dan ini hal yang sangat jarang sekali terjadi. Saya belajar setiap malam untuk nilai-nilai saya di final test kemarin. Walau nilainya tidak bagus, tetapi cukup untuk membayar kerja keras semalaman saya.
3. I realized how I love my dog. Njo, anjing saya tercinta sakit dan mengalami suatu keadaan dimana hanya saya yang seharusnya merawat dia. Dan saya mulai menyadari alasan saya memeliharanya sejak awal. Padahal saya sempat melupakan dia untuk beberapa waktu dan sibuk dengan setiap kerjaan saya.
4. I met the best boy friends. Terkadang pria mampu menjadi teman lebih baik daripada wanita. Mereka tulus dan menerima saya apa adanya. Terimakasih untuk waktu-waktu hebat sepanjang bulan ini yang membuat saya sangat menghargai keberadaan kalian.
5. I got a deal with my parents. Ini yang terpenting. Setelah setiap hari saya bertengkar dan menjadi anak paling jahat di dunia. Di bulan ini saya berusaha keras untuk memperbaiki itu semua. Saya berusaha untuk menjadi seperti yang mereka inginkan. Dan tampaknya, saya berhasil :)
6. I was evaluating, inovating, and preparing myself. Saya mulai memikirkan lagi jauh ke depan, ke kehidupan saya. Dan saya mulai bermimpi lagi. Kali ini, saya tidak peduli seberapa sering dan seberapa hebat saya terjatuh. Saya ingin terus berusaha sama seperti sebelum-sebelumnya, hanya saja saya akan lebih kencang, lebih cepat, lebih banyak, lebih capek, terutama lebih semangat berusaha ! Wish me luck :D

In the end of this kaleidoscope, I want to say THANKS to :
1. GOD, who lead me till now :)
2. My parents and so on for my family !
3. My bestfriends
4. My friend
5. Everyone around me
And special for ;
Karel, Krisna, Aditya, Marjo, and so many people who support me to write more and more, let this blog always on and so on :)

HAPPY NEW YEAR,guys ! What was passed. Let it go. Solve some problem today. Be ready to do much better tomorrow •on 2011• !

9 December 2010

Long Time Without Any Post

Filed under: Drama Of My Life,For Living Life — Vv @ 6:45 pm

Hey ! If you asked me, what’s been I up to ? I’ll answer : I’ve been so nothing.

Ya, baru-baru ini saya merasa seperti bukan apa-apa. Saya merasa seperti diri saya hanya serpihan yang tak berdaya.
Saya tidak sedang melebih-lebihkan keadaan. Saya hanya berusaha untuk menyampaikan seperti apa saya memandang SAYA.

Beberapa bulan yang lalu, saya kehilangan arah. Entah apa yang harus saya lakukan, dam apa yang harus saya pilih. Semuanya berjalan kembali monoton. Saya seolah hidup hanya karena saya hidup.Ironis, tetapi itulah adanya. Saya seperti pasrah kemana hidup membawa saya, menerima ombak cobaan meluluhlantahkan hidup saya.

Saya sekali lagi mencari jawaban, untuk apa saya hidup. Saya lihat, hidup bergulir tanpa mencoba untuk mengenal lelah yang saya alami dalam menjalaninya. Saya benar-benar berhenti di pojok sebuah jalanan kosong, tanpa tahu harus kemana selanjutnya saya melangkah.

Saya bukan apa-apa.
Itu yang saya alami. Dan apa yang harus saya terbitkan, jika yang saya tatap hanya selembar layar kosong, tanpa huruf yang mampu saya ekspresikan. Saya sendiri tidak menemukan satu kata pun untuk diri saya. Lalu, kata apa yang harus saya ciptakan untuk orang lain?

Tetapi beberapa hari yang lalu saya menyempatkan diri menjenguk diri saya yang lama. Dan mendapati mimpi yang telah usang dan tak terjaga di sudut nurani terdalam saya. Saya sendiri terkejut saat saya menatap hal yang membangunkan gairah saya tersebut. Sudah terlalu lama, bahkan saya sendiri lupa bahwa saya pernah memiliki mimpi tersebut.

Lalu saya mendapati sebuah jawaban, mengapa saya berhenti dan kehilangan arah. Karena saya bermimpi, terjatuh, lalu saya berhenti mengejar.Dan saya tahu, sudah saatnya saya terbangun dari mimpi saya. Bukan untuk bermimpi lagi, tetapi untuk mengejar harapan yang digantung lewat mimpi saya setiap malamnya. Bukan untuk terjatuh lagi, tetapi untuk membangun tahap demi tahap, tingkat demi tingkat semangat. Dan bukan untuk berhenti lagi, tetapi untuk mempercepat setiap langkah saya.

Entah untuk apa saya hidup, saya tidak peduli. Pertanyaan itu terlalu runyam untuk dijawab. Saya akan membalikannya menjadi sebuah pernyataan, karena saya masih hidup, oleh sebab itu, saya akan menjadikan hidup saya berguna. Meski hanya untuk sebagian atau bahkan hanya untuk diri saya sendiri, saya akan berusaha untuk menjadi berkat. Saya belum berakhir.

Sekali lagi, saya ingin mencoba untuk menyatakan pada dunia saya tak lelah untuk berkarya lewat mimpi dan hidup saya :)

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.