Mizzwhatevaa ~liveloveforlivinglife~ ♥

18 January 2011

Selembar Harapan Sekusut Benang

Filed under: Campur-Campur — Vv @ 10:13 pm

Pernahkah kau melihat  kemunafikan?
Pada setiap apa yang manusia perebutkan
Tidak ada yang kekal, namun siapa peduli
Harta memuaskan, meski sementara

Bukan langit yang tak bisa menjawab
Hanya bumi yang terus berputar
Membiarkan matahari dan bulan mempermainkan lewat waktu

Siapa yang salah, siapa tahu
Semua merasa benar, seolah semua baik-baik saja
Siapa yang benar, semua tahu
Tak ada yang ingin menutup diri di balik nama
Hidup seperti kompetisi
Tapi kali ini terus menerus melawan diri sendiri dan peraturan

Tuhan merenda
Manusia menginjaknya
Tuhan memahat
Manusia membuangnya
Tuhan menjawab
Manusia menulikan diri
Lalu siapa yang akan belajar untuk melihat
Sedikit janji, sedikit mimpi, sedikit harapan, dan masa depan besar

BUSY DAYS let me realize something

Filed under: Drama Of My Life,For Living Life — Vv @ 9:56 pm

“The woman who follows the crowd will usually go no further than the crowd, the woman who walks alone is likely to find herself in places no one has ever been before” – Albert Einstein

Well, sejujurnya dulu saya hanya pernah mendengar e = mc2 tentang Albert Einstein. Bapak yang super jenius ini ternyata tidak hanya canggih dalam kemampuan fisika-matematikanya doank. Tapi lewat kata-kata di atas tadi tentang wanita, saya menyadari bahwa Einstein luar biasa.

Mengapa?
Karena saya pikir, akhir-akhir ini saya hanya berjalan berdasarkan kemana kerumunan orang-orang berjalan. Bukan. Bukan hanya saya. Tetapi sebagian besar orang hanya mengikuti arus yang ada.

Saya sempat menjatuhkan pikiran saya pada titik di mana saya seharusnya menerjang arus yang ada. Tetapi apa daya, terkadang keinginan tidak sejalan dengan keadaan. Saya tidak mampu menolak arus itu membawa saya kemana.

Saya menangis saat sedih, tertawa saat senang, marah saat kesal, dan setiap emosi lainnya. Saya hanya menurut kemana arus membawa saya.

Saya berpakaian karena trend saat itu, berdandan karena wanita-wanita cantik jaman sekarang, belajar karena orang-orang pintar di keliling saya. Lagi-lagi saya hanya mengikuti kemana arus membawa saya.

Saya belajar biologi karena memang itu ada dalam bahasan, matematika karena itu dikatakan sebagai dasar dari setiap ilmu, kimia karena tuntutan untuk menemukan berbagai macam obat. Dan pada akhirnya saya hanya berjalan sesuai kemana arus membawa saya.

Tetapi di tengah hari-hari sibuk saya. Di kesempatan yang sangat sebentar ini, saya membagi sedikit saran untuk semua kawan saya. Terkadang, hidup itu seperti lautan dan kita batu karangnya. Lautan menggulung ombak demi ombak lalu terus-terusan menerpa kita. Kita tidak beranjak dari lautan itu. Kita berdiri diam, membiarkan ombak mengikis kita hari demi hari. Kita bertingkah seolah kita tegar. Padahal kita kesakitan.

Saya kini belajar untuk berpindah pada pemikiran saya. Saya mencoba untuk tidak mengikuti kerumunan itu. Saya akan pergi jauh, entah kemana. Karena saya ingin menemukan diri saya yang samasekali baru, yang dikenal orang-orang bukan sebagai wanita pengikut, tetapi wanita yang menunjukan jalan.

Saya tidak ingin berakhir SAMA. Karena tentu setiap pribadi itu berbeda. Oleh karena itu, saya ingin menjadi berbeda daripada orang-orang lain. Karena Tuhan berkarya dalam diri saya bukan sebagai orang lain, tetapi sebagai saya. Karena tangan Tuhan bekerja dalam diri saya bukan untuk menjadi seperti orang lain, tetapi sperti saya.

Ya, wanita yang berjalan sendirian, seberapa pun beratnya, ia akan sampai di tujuan yang baru dan dikenang. Saya ingin dikenang.

12 January 2011

Saat Kehilangan

Filed under: Uncategorized — Vv @ 3:08 pm

Mengenang :
Whispering Hope Angelo
24.01.2004 – 12.01.2011
My Precious Dog, My Best Bestfriend
I LOVE YOU and I’ll MISS YOU SO DAMN BADLY !
Rest In Peace, Njo..

Dia kawan terbaik. Dia anjing terhebat. Tak ada yang mampu menggantikan dia di mata saya. Meski duduk seribu anjing pintar nan gagah di luar sana. Saya berharap posisinya tak akan terganti.

Mungkin, sepanjang hidupnya belum lah semenyenangkan yang seharusnya bisa saya berikan. Mungkin, sepanjang hidupnya belum lah sehebat yang seharusnya dia bisa lakukan. Tetapi saya hanya berharap dia sempat merasa bahagia sempat mengukir indahnya hari bersama saya di rumah ini. Saya bahagia karena dia, oleh sebab itu saya berharap dia pun begitu.

Selamat jalan, Njo. Sepanjang jalan kehidupan saya, tak pernah akan hilang sedikit pun jejak kesetiaanmu di hati saya. :)

1 January 2011

Why I Love New Year

Filed under: Drama Of My Life — Vv @ 11:46 am

Saya suka sekali membuat daftar, tentang apa saja, untuk apa saja. Yang penting daftar itu berisi setiap hal sesuai temanya. Dan kali ini saya membuat tema : “Why I Love New Year”.

Jika sebagian orang tidak suka datangnya tahun baru, maka saya adalah satu dari segelintir manusia yang sangat menanti-nanti penambahan angka 1 di bagian tahun di kalender saya. Sejak saya masih kecil saya selalu excited dengan setiap hal yang berbau tahun baru; terompet, kembang api, pawai, keramaian. Seperti sebuah paket, tahun baru menyimpan warnanya sendiri.

Dan ada beberapa hal lain yang saya suka dari tahun baru selain hal-hal yang saya sebutkan di atas tadi :

1. Saya suka berada di luar rumah hampir 24 jam sehari. Tahun baru berarti saat dimana orangtua saya memberikan suatu kebebasan jam dan menghapuskan jam malam saya samasekali. Sehingga memungkinkan saya untuk mencari kesenangan di luar selama seharian penuh !

2. Saya suka saat keluarga saya berkumpul di rumah. Seperti sebuah tradisi yang nyata terjadi. Setiap tahun baru biasanya keluarga besar saya berkumpul di salah satu rumah kerabat, lalu kami akan menghabiskan tahun baru bersama. Tetapi beberapa tahun ini, seiring berjalannya waktu dan bertambah dewasanya saudara-saudara saya, tidak ada lagi kesempatan untuk merasakan hangatnya sebuah keluarga yang selalu terjadi dulu ketika saya masih kecil. Seperti halnya yang terjadi kemarin, tradisi kumpul-kumpul keluarga masih berlaku, hanya saja kali ini dengan pasukan lebih sedikit :(

3. Bulan depan adalah ulang tahun saya. Tahun baru adalah bulan januari. Dan kenyataan bahwa saya mendekati ulang tahun saya membuat sebuah dilema baru, antara bahagia maupun kecewa. Bahagia karena pada akhirnya saya makin mendekati usia matang saya, kecewa menyadari sampai detik ini saya masih bukan apa-apa. Mungkin konyol mengingat saya bahagia menjadi lebih tua. Tetapi itulah adanya saya. Saya bahagia saat menatap diri saya dan mendapati saya semakin berumur dan saya semakin dekat dengan waktu saat saya harus memilih karrier saya.

4. Saya meninggalkan setiap kepenatan di tahun sebelumnya. Hidup saya seperti sebuah gelombang naik turun yang tidak pernah jelas akan naik atau turun setelah ini. Dan terkadang saat saya terombang-ambing di akhir tahun, saya mendapati saya terlalu bosan dengan trend tahun ini. Saya ingin melangkah ke depan dan meninggalkan sesuatu yang saya pikir membosankan di tahun kemarin. Dan tahun baru seolah memberi signal bagi saya untuk meninggalkan yang sudah terlewati.

5. Janji baru di tahun yang baru. Itulah yang selalu saya lakukan. Saya (lagi-lagi) membuat daftar tentang apa yang akan saya lakukan di tahun ini, Mungkin saya akan menyimpang dari resolusi saya tahun ini di pertengahan tahun nanti seperti tahun-tahun yang sebelumnya. Tetapi setidaknya saya punya sesuatu yang baru untuk saya kejar. Dan terkadang itu mengundang sedikit percikan api semangat yang menggairahkan jauh dalam benak saya.

6. Saatnya meninggalkan setiap keburukan di masa lalu. Banyak kenangan terlewati di 365 hari sebelumnya. Akan ada banyak kejadian akan saya jalani di 365 hari ke depan. Ada banyak sekali sampah yang mengotori jalan kehidupan saya sepanjang 365 hari sebelumnya itu. Dan di hari pertama di tahun yang baru adalah saatnya saya membuang setiap sampah itu pada tempatnya. Cinta, sahabat, pertengkaran, kebodohan, dan hal-hal sepele yang sempat mengacaukan hidup saya.

Kalau kalian pikir saya bodoh karena daftar ini, itu terserah saja. Karena ternyata saya sendiri merasa seperti itu. Entahlah, tahun baru memberikan sebuah adrenalin tersendiri yang mengobarkan semangat saya jauh lebih hebat dibanding sebelum-sebelumnya. Oleh sebab itu, saya mencintai tahun baru, lebih dari yang bisa saya bayangkan.

At least, just fight against the world so you could prove everything in you is possible to succes ! Happy New Year 2011 !

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.