Mizzwhatevaa ~liveloveforlivinglife~ ♥

24 March 2010

Why is The Unanswerable

U never know my feeling
But U still try to knock my heart
U ask me for U to live there
But time goes on
And I know what It should be
U’r not living, U’r leaving..

U’ve made my heart broken
But from that, I found something irreplaceable
U’ve introduced me to the new world
It named, friendship

I’m trying to walk on, just walk on
Remember the word
To be the best I’ve ever had
A friend, a fans, a place for sharing, an everything
But, I’m realized
That everything will have their end
Include this thing what in the name of friendship
I’m asking, will it be?

Life, we never know how and why it should be
But it’s real promiseable
With care, love, peace
Life make its colour

I’ve changed,boy..
I’ll be the better girl
I’ve transformed,guys..
I’ll be the big girl
I’ve done,mom..
I’ll be the one who stand on my feet

Trust me
If why is still the unanswerable
Till the time ends, hope always there…
Although U leave me here
But U’r the one that teach me how
To love myself
And I’ll love my life once again

1 March 2010

Berlari Bersamamu,Teman

Aku melangkah dalam sakitku
Lalu terjatuh dalam lubang yang besar
Berhenti sebentar untuk menangis
Lalu terdiam dan merenungi lagi hidup ini

Menarik lipatan-lipatan kertas tentang hidupku
Menemukan pria yang membuangku
Menjumpai sahabat yang mengkhianatiku
Mendapati orang-orang yang menghinaku

Bila ada 1 kata tentang hari ini
Aku ingin terbang dan berteriak
Aku ingin bebas dari sangkar ini
Aku ingin menunjukan seberapa kuat aku akan bertahan

Diam dalam hari dan terpuruk
Menemukan hanya teman yang ada di samping
Lebih istimewa dari kado terindah
Jika berlari terlalu melelahkan
Maukah kau bimbingku melangkah sekali lagi
Agar saat suatu hari ku siap,

aku ingin berlari bersamamu..

11 February 2010

Kisah Pengganti

Filed under: Me,Imagination — Vv @ 9:41 pm
Tags: , , , , ,

oleh : Livia Lusiana Winata

Sesaat ketika
Aku tak berani mempercayai siapa pun
Tak menunggu apa pun
Kau datang membawa ketulusan itu

Sesaat sebelum
Hati ini hancur
Aku tak pernah berharap akan memujamu seperti ini
Tak berani menganggap kau istimewa seperti ini

Naif jika aku katakan aku mencintaimu
Tapi aku pun munafik bila ku katakan ku tak menginginkanmu
Karena kini aku meninggalkan lukaku
Untuk mengejarmu dan mencari obat dibalik genggamanmu

Ibarat Cakrawala

Filed under: Me,Imagination — Vv @ 9:36 pm
Tags: , , , ,

oleh : Livia Lusiana Winata

Siang itu gelap
Dan aku berharap kau bisa di sisiku
Menjagaku dan menjadi matahariku
Dan biarkan kau singkirkan hujan yang kucintai

Karena saat aku mencintai hujanku
Tubuhku sakit tak terperi
Tapi bersama kau
Aku terobati

Kau istimewa dengan caramu sendiri
Dengan menghangatkan aku dan membawaku terbang
Meski harus menunggu saat malam menggantung
Tidak selama menunggu musim hujan yang tak datang tepat waktu
Setidaknya kau menjagaku dengan sinarmu kepada bulan
Bukan seperti hujan yang menghilang..

9 February 2010

Cerita Hari Ini

Filed under: Me,Imagination,They,Friends — Vv @ 9:49 am
Tags: , , ,

Jika nanti kita lulus
Bersama menyambut impian
Tuliskan tentang hari ini
Kita bersama bersusah payah
Memperjuangkan harapan kita
Sebagai seorang anak kecil

Jika nanti kau dewasa
Mencari kawan pasangan hidup
Kenanglah hari ini
Kita bersama mengeluh
Saat tak ada 1 pun pria di sampingmu
Dan hanya ada teman terbaik yang kau punya

Jika nanti kau belajar
Menjadi juara dan orangtuamu puas
Bayangkan tentang hari ini
Kita mengecewakan mereka
Dan menangis bersama,tertunduk dan menyerah
Tapi kemudian saling berpegang dan membantu untuk bangkit sekali lagi

Jika nanti kau menikah
Memiliki anak anak terlucu yang kau pernah dapatkan
Ceritakan tentang hari ini
Bagaimana kita jatuh dan menangis
Karena hal bodoh atas nama cinta
Lalu mengalami masa tersulit bersama

Jika nanti kau tua
Berjalan bersama kawan kawan barumu
Cukup ingat tentang hari ini
Bagaimana kita tertawa bersama
Dan menangis bersama
Lalu bangkit bersama
Berjanji bahwa kita akan selalu bersama

Aku tak perlu apa pun
Yang aku butuhkan hanya kita satu per satu
Ada dalam memori otakmu
Tergulung dalam putaran film mu
Mengalir dalam kisah tiap ceritamu
Dan tetap kau jaga buku diari tempat kau menuliskan nama kita

Tak pernah ada yang tahu tentang hari esok
Mungkin masih ada, atau terlalu terlambat
Mungkin kita masih bersama, mungkin sudah tidak lagi
Tapi tetaplah tatap tanganmu saat kau sendiri
Di sana tersimpan genggaman terbaik yang pernah aku berikan
Di sana terkenang salaman tererat dariku untuk kau kembali bersemangat
Dan di sana pula aku mengeratkan tanganku dan berkata lambat-lambat dalam hatiku
“Kau Sahabat Terbaikku”

Ku Ingin Kau Tetap Bahagia

Filed under: Me,Imagination — Vv @ 8:47 am
Tags: , , , ,

oleh : Livia Lusiana Winata

Aku mengingatmu saat menulis ini

Mengingat sakitku saat aku membaca ini

Dan aku tak sanggup bercerita

Saat memoriku terputar dan melemparku jauh ke masa itu

Masih terngiang di telingaku sapaanmu di pagi hari

Teringat bagaimana kamu memanggilku

Terbayang senyumanmu bahkan tatapanmu

Dan aku masih mengingatmu jelas sekali

Seakan semua itu tak pernah lenyap

Dan tak akan pernah kuijinkan itu pergi

Karena tak pernah ada bukti kita pernah bersama

Hanya tinggal memori ini

Kenangan sakit ini

Tapi aku menikmatinya

Jadi biarkan masa itu berakhir

Dan biarkan aku masih berandai bila kau masih akan tetap menjadi pangeranku

Jangan pernah kau rasakan perasaan ini

Jangan pernah kau coba untuk menyentuhku

Karena aku tak akan membiarkan kamu merasakan sedih ini

Lalu menangis
Biarkan aku menjagamu sekarang

Seperti kau menjagaku dulu

Dan biarkan aku memujamu sekarang

Seperti aku menyia-nyiakanmu dulu
Biarkan hanya aku yang menyesal

Dan aku akan terus mengijinkanmu bahagia

Bersama siapa pun

Dan jangan bersama aku

Karena aku hina

Dan koyak karenamu

Andai

Filed under: Me,Imagination — Vv @ 8:41 am
Tags: , , , ,

oleh : Livia Lusiana Winata

Aku tak ingin begini

Ku tahu bagaimana kau mengenalku

Dan aku mengerti arti pandanganmu

Aku masih berharap tak tersimpan sebuah hati di sana
Jika ada sebuah kesempatan
Satu saja, apa pun itu

Aku ingin kau tak pernah mencintaiku

Biar semua ini tak pernah terjadi

Aku ingin kita berjalan

Bersama sebagai aku dan kamu

Aku ingin kita berbicara

Berdua bukan sebagai kita

Aku biarkan kau mengunci mulutmu

Dan jangan sekali pun kau ucapkan itu

Jangan sedikit pun kau ucapkan kesungguhan

Karena aku tak akan pernah sanggup berdua

Tapi tak bisa untuk menghindar

Tapi semua itu berjalan

Dan memiliki jalannya sendiri

Aku hanya ingin

Bibir itu masih terkunci hingga hari ini

Supaya kau masih bisa tetap di sini

Saling memiliki, tanpa cinta

Hanya Ingin Bercerita

Filed under: Me,Imagination — Vv @ 8:39 am
Tags: , , ,

oleh : Livia Lusiana Winata

Bagaimana
Jika ternyata aku lelah dengan semua ini
Dan kenapa
Kalau aku biarkan diriku tak mengikutimu lagi

Aku bukan wanita hebat
Yang menyembunyikan kemuakan pahit itu
Aku bukan gadis lugu
Yang bisa kau peralat tentang apa itu cinta

Aku sudah lelah kau permainkan

Aku sudah muak kau hancurkan sedikit demi sedikit
Membuat aku menangis dan teriris hingga perih tak tertahankan
Aku sudah menahan semua ini
Hingga berdarah-darah dan tak terkira perihnya

Bagaimana
Kalau langkahmu itu terlalu panjang
Dan aku sudah benci berlari-lari kecil mengejar
Walau aku tahu kemana sebenarnya arah langkahmu itu
Penderitaan besar untukku

Bagaimana
Kalau kau mencoba
Sekali saja, sedikit saja
Rasanya menangis dan terbuang
Seperti aku,
yang kau sia-siakan

Biarkan aku bersenandung tentang kejahatan kau
Dan semua debur ombak bersorak tentang yang telah kau lakukan
Biarkan semua suara burung pagi hari menyanyikan lagu kematianmu
Karena kebencianku padamu kini semakin meraja
Hati yang rusak, tak pernah bisa dikembalikan seperti semula, kan?

Seolah Kita Tak Pernah Ada

Filed under: Me,Imagination — Vv @ 8:36 am
Tags: , , ,

oleh : Livia Lusiana Winata

Subuh tanpa siapa pun

Kecuali engkau di ujung pikiranku

Terlukis indah kenangan saat kita bersama

Siang dengan mereka

Bersama bayanganmu yang tak pernah ada

Memorinya manis walau terlihat hitam

Malam bersama laptopku

Tanpa kamu yang biasa menemani

Tapi hadirmu masih teringat jelas di otakku

Dan dengan perih, aku menangis lagi

Membuang sebuah janji untuk tegar

Aku bohong saat ku bilang tak apa

Karena jauh dalam sini, semua itu perih

Dan aku bodoh meyakinkan semua bahwa aku baik-baik saja

Karena Justru yang aku tampilkan masih diriku yang rapuh

Aku ingin menghapus tiap jejak

Sama seperti dia yang sangat mudah meninggalkan aku

Aku di sini dalam cerita

Tanpa bukti kalau kita pernah bersama

Masih ada mungkin lukisan dan bayangan dirimu

Tertinggal dalam putaran memoriku

Dan itu tak berarti apa-apa

Tak Akan Ada Lagi

Filed under: Me,Imagination — Vv @ 8:23 am
Tags: , , ,

oleh : Livia Lusiana Winata

Aku masih berdiri di sini
Masih bergelayut menunggumu
Tapi kamu tetap bertahan di sana
Dan lari ketika aku mengejarmu

Haha..
Aku mencoba menertawai diriku
Setiap apa yang aku lakukan hanyalah kebodohan
Kau berarti segalanya
Saat aku tak berarti samasekali bagimu

Kau benar, dan tak pernah salah
Meninggalkanku adalah pilihan
Dan memang itu yang terbaik untukmu
Untukku, itu berarti aku tak akan pernah bersamamu lagi

Mungkin saat aku jatuh
aku akan menangis
mungkin saat aku menangis
aku ingin mati
mungkin saat aku mati
semua akan baik-baik saja
Tapi setiap yang aku lakukan
Kau takkan pernah ada lagi,kan?

Jadi biarlah kita berdua di bumi ini
tanpa ada lagi kata yang menyatukan
atau sapa yang mengingatkan
tak perlu cerita yang mengisahkan
dan cinta yang menyatukan
biar semuanya berakhir
selain perasaanku padamu,
dan tanpa keberadaanmu lagi

Next Page »

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.